Cokelat Putih Bukan Cokelat? Ini Fakta Sains dan Komposisinya

Cokelat putih memang berasal dari biji kakao, tetapi tidak mengandung padatan kakao yang menjadi ciri utama cokelat biasa. Itulah sebabnya banyak orang mengatakan bahwa cokelat putih bukan cokelat dalam arti teknis.

Komposisi cokelat putih umumnya terdiri dari minimal 20% mentega kakao (cocoa butter), gula, susu, dan sedikit bahan tambahan seperti lesitin dan vanila.

Karena tidak mengandung padatan kakao, cokelat putih memiliki warna krem pucat, rasa lebih manis, tidak pahit, serta hampir tidak mengandung kafein. Agar kualitasnya tetap baik, cokelat putih perlu disimpan dalam wadah kedap udara pada suhu sejuk dan kering.

Cokelat putih adalah produk olahan kakao yang dibuat dari mentega kakao (cocoa butter), gula, dan susu

Saat mendengar kata cokelat, kebanyakan orang langsung membayangkan warna cokelat tua yang khas dengan rasa manis berpadu sedikit pahit.

Namun bagaimana dengan cokelat putih?

Warnanya tidak cokelat, rasanya lebih mirip susu, dan aromanya juga berbeda. Hal inilah yang membuat banyak orang bertanya-tanya: “Apakah cokelat putih benar-benar termasuk cokelat?”

Jawabannya ternyata cukup menarik. Ayo kita bedah fakta sainsnya di Delinutri!

Cokelat Putih Adalah Apa?

Cokelat putih adalah produk olahan kakao yang dibuat dari mentega kakao (cocoa butter), gula, dan susu.

Meski berasal dari biji kakao yang sama dengan cokelat hitam dan cokelat susu, cokelat putih tidak menggunakan bagian padatan kakaonya.

Karena itulah warna cokelat putih tidak berwarna cokelat melainkan krem atau kuning gading.

Dari Mana Asal Warna Putih pada Cokelat Putih?

Banyak orang mengira cokelat putih menggunakan pewarna.

Padahal, warna pucat tersebut berasal dari mentega kakao alami.

Saat biji kakao diproses, massa kakao akan dipisahkan menjadi dua bagian, yakni:

  • Padatan kakao (cocoa solids)
  • Mentega kakao (cocoa butter)

Padatan kakao berwarna gelap dan menjadi sumber rasa pahit khas cokelat.

Sementara mentega kakao memiliki warna krem kekuningan dan rasa yang jauh lebih lembut.

Karena hanya menggunakan mentega kakao, warna cokelat putih menjadi jauh lebih terang.

Kenapa Banyak Orang Bilang Cokelat Putih Bukan Cokelat?

Ini adalah pertanyaan yang paling sering muncul.

Jawabannya: fakta, tetapi perlu konteks.

Secara bahan baku, cokelat putih tetap berasal dari kakao.

Namun secara teknis, cokelat putih tidak mengandung padatan kakao yang menjadi komponen utama pada cokelat hitam maupun cokelat susu.

Itulah sebabnya sebagian ahli pangan dan pecinta cokelat menganggap cokelat putih bukan cokelat “seutuhnya”.

Meski begitu, berbagai standar pangan internasional tetap mengakui cokelat putih sebagai bagian dari kategori produk cokelat selama memenuhi syarat komposisi tertentu.

Komposisi Cokelat Putih

Menurut standar internasional, komposisi cokelat putih umumnya terdiri dari:

KomponenJumlah Minimal
Mentega kakao20%
Padatan susu14%
Lemak suus3,5%
GulaMaksimal 55%

Selain itu biasanya ditambahkan vanila, lesitin, dan susu bubuk.

Karena kandungan susunya cukup tinggi, rasa cokelat putih cenderung lebih creamy dibandingkan jenis cokelat lainnya.

Kandungan Nutrisi Cokelat Putih

Dalam 100 gram cokelat putih, umumnya terkandung:

KandunganJumlah
Energi280–340 kkal
Karbohidrat59–72 gram
Protein4,4–5,2 gram
Lemak23,7–37,7 gram
KalsiumTerkandung alami
FosforTerkandung alami
Vitamin ETerkandung alami

Berbeda dengan cokelat hitam, cokelat putih hampir tidak mengandung flavonoid dan hanya memiliki sedikit senyawa antioksidan karena tidak menggunakan padatan kakao.

Perbedaan Cokelat Putih vs Cokelat Biasa

Perbedaan paling besar terletak pada bahan dasarnya, yakni:

AspekCokelat PutihCokelat Biasa
Padatan kakaoTidak adaAda
Mentega kakaoAdaAda
WarnaKrem pucatCokelat
RasaManis dan creamyManis, pahit, kompleks
KaferinHampir tidak adaAda
FlavonoidSangat sedikitLebih tinggi

Inilah alasan mengapa rasa cokelat putih jauh berbeda dibandingkan cokelat hitam atau cokelat susu.

Kenapa Cokelat Putih Banyak Dipakai untuk Kue?

Cokelat putih memiliki karakter yang unik.

Mentega kakao meleleh pada suhu sekitar 34°C, mendekati suhu tubuh manusia. Akibatnya, cokelat putih memberikan sensasi lumer yang lembut saat dimakan.

Selain itu, warnanya yang netral membuatnya mudah dikombinasikan dengan berbagai bahan seperti:

  • stroberi
  • raspberry
  • blueberry
  • matcha
  • kopi
  • kacang-kacangan

Karena alasan inilah cokelat putih sering digunakan sebagai pelapis kue, dekorasi dessert, atau bahan isian pastry.

Proses menyimpan potongan cokelat putih di dalam toples kaca kedap udara rapat yang diletakkan di dalam lemari es sejuk

Cara Simpan Cokelat Putih

Cokelat putih cukup sensitif terhadap panas dan kelembapan.

Agar kualitasnya tetap terjaga, ikuti tips berikut ini:

  • simpan dalam wadah kedap udara
  • jauhkan dari sinar matahari langsung
  • hindari tempat lembap
  • simpan pada suhu sejuk dan stabil

Jika ingin menyimpan dalam kulkas, pastikan wadah benar-benar tertutup rapat agar tidak menyerap aroma makanan lain.

Ciri Cokelat Putih Tidak Layak Konsumsi

Perhatikan beberapa tanda berikut:

  • Bau Tengik: Lemak kakao yang mengalami oksidasi akan menghasilkan aroma tengik yang tidak sedap.
  • Rasa Berubah: Jika rasa mulai asam atau pahit tidak normal, kualitas produk sudah menurun.
  • Tekstur Berpasir: Perubahan tekstur yang sangat kasar dapat terjadi akibat penyimpanan yang tidak tepat.
  • Muncul Jamur: Meski jarang terjadi, cokelat yang terpapar kelembapan tinggi tetap bisa mengalami pertumbuhan jamur.

Kesimpulan

Menariknya, cokelat putih menunjukkan bahwa tidak semua produk yang berasal dari kakao harus berwarna cokelat.

Meski tidak mengandung padatan kakao seperti cokelat hitam atau cokelat susu, cokelat putih tetap memiliki tempat tersendiri di dunia kuliner berkat rasa creamy, tekstur lembut, dan kemampuannya berpadu dengan berbagai bahan makanan.

Jadi, lain kali saat menikmati cokelat putih, kamu sudah tahu bahwa yang membuatnya istimewa bukan warna atau rasanya saja, melainkan juga cerita sains di balik proses pembuatannya.

Temukan lebih banyak fakta menarik seputar bahan pangan dan sains dapur lainnya hanya di Delinutri.

FAQ Seputar Cokelat Putih

Apakah cokelat putih berasal dari kakao?

Ya. Cokelat putih tetap berasal dari biji kakao karena menggunakan mentega kakao sebagai bahan utamanya.

Kenapa cokelat putih tidak berwarna cokelat?

Karena tidak mengandung padatan kakao yang memberikan warna gelap pada cokelat biasa.

Apakah cokelat putih mengandung kafein?

Hampir tidak. Kandungan kafein pada cokelat putih sangat rendah karena tidak menggunakan padatan kakao.

Apakah cokelat putih benar-benar cokelat?

Secara regulasi pangan, ya. Namun secara teknis, cokelat putih berbeda dari cokelat hitam dan cokelat susu karena tidak mengandung padatan kakao.

Referensi:

Harahap, E. S., Julianti, E., & Addina, S. (2023). Kajian Penerimaan Panelis Terhadap Produk Coklat Batangan Pendawa, Sibiru-Biru, Deli Serdang, Sumatra Utara. Jurnal Al Ulum LPPM Universitas Al Washliyah Medan.

Lončarević, I., Pajin, B., Petrović, J., Nikolić, I., Maravić, N., Ačkar, Đ., Šubarić, D., Zarić, D., & Miličević, B. (2021). White Chocolate with Resistant Starch: Impact on Physical Properties, Dietary Fiber Content and Sensory Characteristics. Molecules, 26(5908), 1-12.

Maesaroh, M., Rachmat, R., & Fanani, M. Z. (2025). Cokelat Dan Efek Penyegar-Nya. Karimah Tauhid.

Nabila, Y. S., Widjaja, W. P., & Ikrawan, Y. (2017). Perbandingan Susu Skim Dengan Tepung Kedelai Dan Konsentrasi Cocoa Butter Substitute Terhadap Karakteristik White Chocolate. Program Studi Teknologi Pangan Universitas Pasundan Bandung, 1-13.

Ramlah, S., & Lullung S., A. (2018). Karakteristik Dan Citarasa Cokelat Putih Dari Lemak Kakao Non Deodorisasi Dan Deodorisasi. Jurnal Industri Hasil Perkebunan.

Rifqi, M. (2021). Pengaruh Proses Conching Terhadap Sifat Fungsional Cokelat (Cacao theobroma cacao L.). EDUFORTECH.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top