Dikira Impor Jepang, Unagi Ini Ternyata Asli Indonesia!

Ikan sidat memiliki nama ilmiah Anguilla sp. dan terkenal karena siklus hidupnya yang unik dimana mereka tumbuh di sungai air tawar, lalu bermigrasi ke laut dalam untuk berkembang biak dan diolah menjadi masakan unagi di restoran Jepang

Pernah makan unagi sushi atau unagi kabayaki di restoran Jepang lalu mengira ikannya impor langsung dari Jepang?

Faktanya, banyak produk unagi premium di dunia justru berasal dari ikan sidat Indonesia.

Ya, unagi adalah ikan sidat. Dan Indonesia termasuk salah satu negara penghasil sidat tropis terbesar dengan kualitas ekspor yang diakui pasar Jepang, Korea, hingga China.

Jadi, kalau selama ini kamu mengira unagi adalah “ikan Jepang”, artikel ini bakal bikin kamu melihat sidat lokal dengan cara yang berbeda.

Unagi Adalah Ikan Sidat, Bukan Belut Sawah

Salah satu kesalahan paling umum adalah menganggap unagi adalah belut. Padahal, keduanya berbeda.

Ikan sidat memiliki nama ilmiah Anguilla sp. dan terkenal karena siklus hidupnya yang unik dimana mereka tumbuh di sungai air tawar, lalu bermigrasi ke laut dalam untuk berkembang biak.

Sementara belut sawah hidup di lumpur dan tidak memiliki pola migrasi ekstrem seperti sidat.

Cara Membedakan Sidat dan Belut

Ikan Sidat (Unagi)

  • Memiliki sirip memanjang di tubuh
  • Kulit lebih licin dan tebal
  • Hidup di air bersih dengan oksigen tinggi
  • Daging lebih tebal dan berlemak
  • Harga jauh lebih mahal
  • Memiliki telinga (dikenal sebagai belut bertelinga)

Belut Sawah

  • Tidak memiliki sirip jelas
  • Hidup di lumpur atau sawah
  • Tekstur lebih kenyal dan padat
  • Umumnya dikonsumsi sebagai lauk harian

Karena hidup di perairan yang relatif bersih, keberadaan ikan sidat sering dianggap sebagai indikator kualitas lingkungan sungai yang masih baik.

Kenapa Unagi Mahal? Ternyata Karena Gizi dan Budidayanya

Alasan unagi mahal bukan cuma karena “makanan Jepang”. Ada kombinasi faktor biologis, budidaya, dan kandungan nutrisi yang membuat ikan ini premium.

1. Siklus Hidupnya Sangat Sulit

Sidat termasuk ikan yang sulit dibudidayakan penuh dari telur hingga dewasa. Banyak peternak masih mengandalkan benih alami dari alam.

Proses pembesarannya juga lama dan membutuhkan kualitas air yang stabil.

2. Tekstur Dagingnya Berbeda dari Ikan Biasa

Kalau kamu pernah makan unagi kabayaki, kamu pasti sadar teksturnya sangat khas:

  • lembut
  • juicy
  • berlemak halus
  • hampir creamy saat dimakan

Hal tersebut berasal dari kandungan lemak tak jenuh alami di dalam daging sidat.

3. Kandungan Ikan Sidat Sangat Padat Nutrisi

Berdasarkan penelitian dalam Jurnal Bioindustri (2019) dan Jurnal Agroindustri Halal (2023), ikan sidat termasuk salah satu ikan dengan profil nutrisi paling lengkap.

Tabel Kandungan Ikan Sidat per 100 gram

NutrisiKandungan
Protein±18–23 gram
Omega-3 (DHA & EPA)Tinggi
Vitamin ASangat tinggi
Zat BesiTinggi
ZincTinggi
Lemak Tak JenuhTinggi

Kenapa Orang Jepang Sangat Suka Unagi?

Di Jepang, unagi identik dengan makanan untuk stamina dan energi.

Bahkan ada tradisi makan unagi saat musim panas bernama Doyo no Ushi no Hi karena dipercaya membantu menjaga energi tubuh saat cuaca panas.

Secara tekstur dan rasa, unagi juga dianggap lebih “mewah” dibanding ikan biasa karena:

  • rasa gurihnya kuat
  • aroma smoky saat dipanggang sangat khas
  • dagingnya tetap lembut meski dimasak lama

Indonesia Ternyata Salah Satu Penghasil Unagi Dunia

Beberapa daerah di Indonesia seperti:

  • Sukabumi
  • Banyuwangi
  • Cilacap
  • Pelabuhan Ratu

merupakan sentra sidat berkualitas ekspor.

Bahkan banyak produk unagi beku yang dijual di luar negeri menggunakan bahan baku sidat dari Indonesia sebelum diproses ulang di Jepang.

Jadi bisa dibilang, unagi yang kamu makan di restoran Jepang kemungkinan besar “lahir” dari sungai Indonesia.

Cara mengolah ikan sidat agar tidak amis dengan membersihkan lendir ikan sidat menggunakan jeruk nipis agar mengurangi lendir dan bau tanah

Cara Mengolah Ikan Sidat Agar Tidak Amis

Karena kandungan lemaknya tinggi, ikan sidat perlu penanganan khusus agar aromanya tetap bersih.

Tips Mengolah Sidat

  1. Bersihkan lendirnya

Gunakan:

  • garam
  • jeruk nipis
  • atau air hangat

untuk membantu mengurangi lendir dan aroma tanah.

  1. Jangan overcook

Sidat yang dimasak terlalu lama bisa menjadi alot dan kehilangan juicy texture-nya.

Teknik terbaik yakni dengan panggang atau kukus.

Metode ini membantu mempertahankan:

  • kelembutan daging
  • aroma alami
  • kandungan lemak sehatnya

Cara Simpan Ikan Sidat Agar Awet dan Tidak Bau

Karena kaya lemak tak jenuh, sidat cukup sensitif terhadap oksidasi.

Cara simpan yang disarankan:

  • Keringkan permukaan ikan sebelum disimpan
  • Gunakan vacuum seal atau ziplock rapat
  • Simpan di freezer suhu stabil

Jika disimpan dengan benar, ikan sidat bisa bertahan hingga 3–6 bulan tanpa perubahan aroma yang signifikan.

Kesimpulannya, Unagi Itu Sebenarnya Ikan Lokal?

YA!

Dan justru itu yang menarik.

Selama ini banyak orang menganggap unagi adalah ikan eksklusif Jepang, padahal Indonesia punya sumber daya sidat tropis dengan kualitas dunia.

Mulai sekarang, setiap makan unagi di restoran Jepang, kamu mungkin akan sadar:

“Eh, jangan-jangan ini sebenarnya ikan sidat dari Indonesia.”

Ternyata bahan pangan lokal Indonesia banyak yang “naik kelas” setelah masuk pasar global, ya.

Kalau kamu suka artikel yang membahas sains, fakta unik, dan cerita di balik bahan makanan sehari-hari, jangan lupa baca artikel lainnya di Delinutri!

Share artikel ini ke temanmu yang suka makan unagi supaya tau kalau ikan sidat berasal dari Indonesia!

FAQ

Apakah unagi sama dengan sidat?

Ya. Unagi adalah nama Jepang untuk ikan sidat.

Sidat dan belut apakah sama?

Tidak. Sidat memiliki sirip dan hidup di air bersih, sedangkan belut sawah hidup di lumpur.

Kenapa unagi mahal?

Karena budidayanya sulit, pertumbuhannya lama, dan permintaan globalnya tinggi.

Apakah ikan sidat dari Indonesia diekspor?

Ya. Indonesia termasuk pemasok sidat untuk pasar Jepang dan Asia Timur.

Referensi:

Rismah, M. Karim, and Yodfiatfinda. 2019. Strategi Pengembangan Usaha Produksi Olahan Ikan Sidat (Anguilla bicolor) PT Jawa Suisan Indah, Sukabumi. Jurnal Bioindustri.

Wittriansyah, K., dan Ari K. 2023. Diversifikasi Olahan Sidat Menjadi Produk Unagi Pastry. Jurnal Agroindustri Halal.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top